Topik 6 -Aksi Nyata
Ananda Mukhlis Ramadhan (260211105448)
"PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL
DALAM PENDIDIKAN INDONESIA"
1. Mulai dari Diri
Sebelum memulai proses pembelajaran, hal yang saya pikirkan mengenai topik "Isu-Isu Penyelenggaraan Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dalam Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Politik" adalah topik yang membahas tentang isu-isu atau masalah pendidikan dan pembelajaran di sekolah dari sudut pandang sosial, budaya, ekonomi, dan politik, serta bagaimana aspek-aspek ini berdampak pada pendidikan di Indonesia.
2. Eksplorasi Konsep
Dalam topik ini, dari pembahasan secara singkat dari teori Vygotskyy dapat disimpulkan bawa perlulahseorang guru mempelajari isu-isu penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat membantu guru menjalankan peran sebagai pendidikan dengan lebih baik. Peran Sosial dan Interaksi, Vygotsky meyakini bahwa interaksi sosial sangat pentingdalam perkembangan kognitif. Guru yang memahami dan mengakui isu-isu dari berbagai perspektif, pendidik dapat lebih efektif dalam merancang dan melaksanakan strategi pembelajaran yang responsif,inklusif, dan relevan bagi semua siswa. Selalu penting untuk terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika yang ada dalam konteks pendidikan saat ini.
3. Ruang Kolaborasi
Pada Ruang Kolaborasi ini saya dan rekan kelompok melakukan kegiatan diskusi berupa berbagi pandangan tentang pandangan masing-masing anggota kelompok tentang Isu-isu penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik yang mempengaruhi proses pendidikan serta pembelajaran. Masing-masing dari kami menyampaikan pendapat yang kemudian mencari kesamaan maupun perbedaan dalam memaknai hal tersebut. Setelah diskusi, kami mendapati persamaan pendapat bahwa dalam pandangan ini sama-sama membicarakan tentang budaya dan latar belakang peserta didik yang dapat mempengaruhi pembelajaran seorang siswa. Kemudian kami juga berdiskusi terkait pandangan masing-masing anggota kelompok tentang kesiapannya mengajar dengan memperhatikan Isu-isu penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik pada peserta didik. Secara kompak kami menyatakan siap untuk mengajar dengan memperhatikan isu-isu penyelenggaraan pendidikan, karena mau tidak mau, sebagai calon guru, kami akan menjadi bagian dari terselenggaranya kegiatan pendidikan itu sendiri. Jadi kami perlu menyiapkan diri untuk menyikapi isu-isu tersebut, sambil tetap berusaha memperhatikan jalannya pembelajaran siswa agar tetap baik.
4. Demonstrasi Kontekstual
Setelah menyelesaikan ruang kolaborasi dengan anggota kelompok dan kelompok lain, kami melakukan diskusi dengan saling memberi pertanyaan dan tanggapan terkait materi untuk memperluas wawasan dan perspektif saya sebagai calon pendidik. Mungkin terdapat perbedaan olah kata dan bahasa, serta perbedaan pendapat. Namun kami semua setuju bahwasannya isu-isu penyelenggaraan pendidikan dengan berbagai perspektif memang menjadi sesuatu yang harus kami semua hadapi. Sebagai calon guru, kami perlu memperbanyak perspektif dan memahami banyak sudut pandang agar dapat menyikapi adanya isu-isu yang ada.
5. Elaborasi Pemahaman
Saya menjadi lebih sadar tentang masalah manajemen sekolah yang berdampak pada proses pembelajaran. Salah satunya adalah pandangan sosial tentang bagaimana siswa berinteraksi dengan lingkungan mereka. Perspektif budaya berarti guru harus menjadi contoh bagi siswa mereka dengan mengajarkan mereka untuk berbicara sopan dan sopan. Ini berarti memberi siswa pemahaman tentang budaya luar, mengambil manfaat dari budaya tersebut, dan kemudian kembali ke Indonesia, sehingga siswa tidak terlalu mengadopsi budaya luar ketika kembali ke Indonesia. Dari sudut pandang ekonomi, keadaan keuangan keluarga dapat memengaruhi keinginan siswa untuk belajar. Guru memiliki tanggung jawab untuk membuat lingkungan belajar yang tidak membedakan siswa mereka. Mereka harus memastikan bahwa siswa merasa dilayani dengan adil selama proses pembelajaran. Dalam hal politik, misalnya, menetapkan kebijakan dan kesepakatan kelas antara siswa dan pendidik yang tidak akan bertentangan dengan kebijakan atau tata tertib sekolah. Sebagai pendidik yang profesional, memantau perkembangan dan informasi terbaru tentang faktor pendidikan yang sedang terjadi akan membantu guru menyiapkan pembelajaran. Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran sosial, budaya, ekonomi, dan politik sesuai dengan keadaan saat ini memberikan gambaran yang akurat tentang sifat siswa. Oleh karena itu, persiapan mengajar harus dimulai dengan mempelajari masalah-masalah faktor pembelajaran yang sedang terjadi sebelum mengikuti informasi terbaru.
6. Koneksi Antar Materi
Pada bagian Koneksi antar Materi ini saya menyadari bahwa mata kuliah ini memiliki keterkaitan dengan mata kuliah lainnya yaitu mata kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia, Literasi dalam Lintas Mata Pelajaran, Pemahaman tentang Peserta Didik, Prinsip Pengajaran dan Asesmen, hingga PPL. Keterkaitan antar mata kuliah tersebut tidak jauh dari pemahaman bahwa pembelajaran yang ada di dalam kelas sangat dipengaruhi oleh latar belakang peserta didiknya, serta kemampuan pendidiknya dalam menyesuaikan adanya perbedaan latar belakang tersebut.
7. Aksi Nyata
Dalam persiapan saya untuk menjadi guru, pembelajaran ini sangat membantu. Wawasan dan pengetahuan saya tentang pembelajaran semakin luas, yang memungkinkan saya untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kemampuan peserta didik. Saya dapat menerapkan pembelajaran dengan cara yang lebih menyenangkan dan memberikan bimbingan yang sesuai dengan kemampuan atau potensi masing-masing. Dengan mempertimbangkan masalah penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dari sudut pandang sosial, budaya, ekonomi, dan politik, serta bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi pendidikan di Indonesia, saya dapat mengukur kesiapan saya mengajar dengan skala 8. Sebagai seorang pendidik yang profesional, memantau perkembangan dan informasi terbaru tentang faktor pendidikan akan membantu guru menyiapkan pembelajaran. Dengan menganalisis faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang mempengaruhi pembelajaran sesuai dengan kenyataan yang terjadi, kita dapat mendapatkan gambaran yang akurat tentang sifat siswa.
Terima Kasih
Komentar
Posting Komentar